35.671 views

41 Macam Jenis Sate Makanan Khas Indonesia yang Mendunia

41 Macam Jenis Sate Makanan Khas Indonesia yang Mendunia

41 Macam Jenis Sate Makanan Khas Indonesia yang MenduniaSiapa yang tidak mengenal dengan makanan sate atau biasa disebut juga dengan satai. Sate dari Indonesia yang sangat terkenal di dunia internasional merupakan salah satu kuliner ciri khas Nusantara yang mendunia. Sate dari Indonesia memiliki ciri khas yang sangat unik dalam melakukan proses pengolahan, mulai dari persiapan alat dan bahan sampai proses pemasakan makanan sate-nya dengan siap makan. Cita rasa masakan sate di Indonesia tergantung kepada resep masakan yang dipergunakan untuk meracik bumbu-bumbu sate. Biasanya bumbu sate ini terdiri dari rempah-rempah yang merupakan hasil bumi Indonesia.

Masakan sate dari Indonesia ini memiliki ciri khas yang berbeda dengan cara penyajian masakan lain. Sesuatu hal yang berbeda dengan masakan sate ini, yaitu sate berupa potongan daging yang dipotong kecil-kecil berbentuk kubus dengan ukuran 1,5 sampai 2 sentimeter. Daging yang dipergunakan untuk membuat sate biasanya daging ayam, sapi, domba, kambing, bekicot, kelelawar, kelinci, marmut, babi, belalang, ikan, kerbau, unta, dan lain-lainnya. Sate adalah satu-satunya makanan olahan yang menggunakan tusuk terbuat dari bambu, dan memiliki ukuran panjang bambu sekitar satu jengkal dengan diameter tusuk sate-nya 1,5 sampai 2 milimeter.

Lalu, Bagaimana Cara Membuat Olahan Makanan Sate ?

Alat-alat dan bahan yang diperlukan untuk membuat olahan masakan sate, diantaranya :

  1. Daging, bisa salah satu dari daging, ayam, kambing atau sapi,
  2. Tusuk sate yang terbuat dari bambu,
  3. Pisau untuk memotong daging, ukurannya sesuai dengan keinginan kita,
  4. Telenan (alas untuk memotong daging),
  5. Alat untuk memanggang (Pemanggang),
  6. Arang digunakan untuk media pembakaran daging sate-nya,
  7. Korek api digunakan untuk menghasilkan api di pemanggang,
  8. Minyak tanah dipergunakan untuk memancing nyala api di pemanggang,
  9. Beberapa buah piring untuk menaruh atau menyimpan daging yang masih mentah, dan sate yang sudah selesai diolah dan siap makan,
  10. Daun pepaya digunakan untuk alas daging mentah yang telah dipotong-potong kecil-kecil sesuai ukuran sate,
  11. Kipas tangan atau manual yang akan digunakan untuk menjaga nyala api di panggangan supaya stabil, dan makanan sate-nya cepat matang,
  12. Resep dan bumbu masakan sate-nya kan tiap daerah di Indonesia berbeda-beda, jadi bisa disesuaikan dengan selera masing-masing ya.

Setelah semua alat dan bahan dipersiapkan dengan baik dan benar, maka langkah berikutnya, yaitu :

Bagaimana Langkah-Langkah Membuat Sate ?

Pertama, Kita bisa menyiapkan dan memotong-motong daging sesuai dengan ukuran yang diinginkan, biasanya ukuran potongan daging sate berbentuk kubus berkisar antara 1,5 sampai 2 cm ,

Kedua, kita siapkan piring dengan beralaskan daun pepaya, kemudian bisa menaruh daging yang sudah dipotong-potong tersebut di atas daun pepaya, dengan tujuan supaya daging-nya menjadi lebih empuk dan tidak keras lagi ketika dimakan,

Ketiga, selanjutnya kita bisa menusuk-nusukkan daging sate-nya ke tusuk sate yang terbuat dari bambu, setiap tusukan bambu biasanya berisi empat atau lima potongan daging,

Keempat, bisa kita siapkan pemanggang, lalu isi dengan arang, kemudian teteskan beberapa tetes minyak tanah di atas permukaan arang, yang bertujuan supaya api mudah menyala ketika dipantek pakai korek api,

Kelima, kita bakar arang pakai korek api, kita bisa kipas-kipas dengan sedikit angin setelah arang menjadi terbakar, tunggu beberapa saat sampai api padam, barulah kita kasih angin dengan cara kipas manual tangan, kita jaga biar arang nya tidak padam,

Keenam, kita bisa memulai memanggang sate nya dengan cara meletakkan tusuk sate yang ada daging nya di atas arang yang menyala merah, jagalah nyala merahnya arang dengan cara memberikan angin pakai kipas manual tangan,

Ketujuh, kita harus membolak-balik satenya supaya tidak gosong atau terbakar oleh jilatan api pada saat dipanggang,

Kedelapan, pindahkan sate ke piring lain setelah sate menjadi mateng dan selesai dipanggang,

Kesembilan, siapkan piring lain dan kita bisa buatkan bumbu untuk sate yang telah matang dengan menggunakan resep masakan yang sesuai dengan selera kuliner dan khas daerah masing-masing,

Kesepuluh, setelah bumbu untuk sate yang telah matang sudah siap, selanjutnya kita bisa mencampurkan sate yang telah matang ke dalam bumbu yang telah dibuat,

Kesebelas, sate nya sudah siap dihidangkan yang tentu saja dengan gaya dan dekorasi atau hiasan yang bervariasi serta menawan supaya hasil makanan sate tampil dengan indah dan tentu saja menggugah selera cita rasa makan.

Sate khas Indonesia ada banyak sekali variasi nya, setiap daerah memiliki keunikan tersendiri, berikut adalah macam-macam aneka hidangan sate yang hanya tersedia di Indonesia :

Sate Madura merupakan sate khas berasal dari pulau Madura yang sangat terkenal di Indonesia

Sate Padang berasal dari provinsi Sumatera Barat yang menggunakan daging jeroan sapi atau kambing

Sate Ponorogo

Sate Tegal

Sate Ambal

Sate Blora

Sate Banjar

Sate Makassar

Sate Buntel

Sate Lilit

Sate Pusut

Sate Ampet

Sate Maranggi

Sate Lembut

Sate Manis

Sate Kambing

Sate Kerbau

Sate Kelinci

Sate Burung

Sate Ayam

Sate Bandeng

Sate Belut

Sate Kuda

Sate Bulus

Sate Ular

Sate Babi

Sate Kulit

Sate Ati

Sate Usus

Sate Babat

Sate Kerang

Sate Telur Puyuh

Sate Telur Muda

Sate Torpedo

Sate Susu

Sate Kere ini berasal dari Kota Solo dengan bahan pembuatan sate nya menggunakan tempe

Sate Kikil atau Sate Cecek ini merupakan kuliner khas dari Jepara

Sate Bebek yang berasal dari daerah Tambak di Banyumas, provinsi Jawa Tengah

Sate Kelapa

Sate Bekicot biasanya kita akan menemukan di jogja atau DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta)

Sate Taichan biasanya sate yang disajikan dengan ayam utuh yang langsung dipanggang serta tidak dipotong menjadi potongan yang kecil seperti sate pada umumnya.

41 Macam Jenis Sate Makanan Khas Indonesia yang Mendunia
Previous Post

No more post

41 Macam Jenis Sate Makanan Khas Indonesia yang Mendunia
Next Post

No more post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *