36.525 views

Kebiasaan Gaya Hidup Modern Tanpa Sadar Mengurangi Dampak Pemanasan Global

Kebiasaan Gaya Hidup Modern Tanpa Sadar Mengurangi Dampak Pemanasan Global

Kebiasaan Gaya Hidup Modern Tanpa Sadar Mengurangi Dampak Pemanasan Global Di zaman sekarang ini, ada banyak sekali kebiasaan yang sering kita lakukan. Kebiasaan yang kita lakukan tersebut biasanya didasarkan kepada gaya hidup masing-masing orang. Mulai dari gaya hidup sehat, gaya hidup hemat, gaya hidup modern, gaya hidup mewah, dan gaya hidup sederhana. Namun, lebih dari itu, ada gaya hidup modern yang dapat mengurangi akibat dari pemanasan global. Menurut laporan PBB antara tahun 2013 sampai dengan tahun 2054 suhu bumi akan mengalami kenaikan sebesar 1,5 derajat Celsius lebih panas dari zaman pra industri.

Dengan besar kenaikan suhu bumi 1,5 derajat Celsius, akan sangat berbahaya sekali bagi kehidupan di bumi. Hal ini, akan mengakibatkan adanya badai, gelombang panas, bencana punah massal, dan musim kekeringan yang lama.

Cara yang tanpa sadar telah dilakukan oleh banyak orang, yaitu gaya hidup modern yang bisa mengurangi dampak pemanasan global. Ada banyak orang dapat mengurangi tingkat emisi rumah kaca sampai dengan 45 persen pada tahun 2030. Target emisi rumah kaca harus mencapai angka nol pada tahun 2050.

Dengan menurunkan emisi rumah kaca, maka akan mengurangi kenaikan suhu global. Hal ini harus dilakukan untuk dapat mencegah sebanyak ratusan juta orang dari bencana kemiskinan, menjaga dan menyelamatkan terumbu karang di seluruh laut dunia dari kerusakan, dan melindungi orang-orang dari bencana banjir, kebakaran hutan, dan juga gelombang panas.

Untuk dapat mewujudkan menurunkan pemanasan global, maka semua orang di seluruh dunia harus ikut bergerak untuk turut serta menyelamatkan dunia dari dampak pemanasan global.

Adanya partisipasi yang aktif di tengah masyarakat untuk ikut serta dalam menyelamatkan bumi dapat dimulai dengan cara melakukan aktivitas sehari-hari yang ramah dengan lingkungan.

Berikut adalah contoh kebiasaan sehari-hari yang dapat kita lakukan untuk ikut berpartisipasi mencegah pemanasan global :

Mencuci Pakaian Dengan Menggunakan Air Dingin

Kita bisa memulai dengan kebiasaan mencuci pakaian dengan menggunakan air yang lebih rendah pada suhu 30 derajat Celcius. Hal ini dikarenakan memanaskan air untuk kegiatan sehari-hari memerlukan energi yang sangat besar dan boros di dalam rumah tangga.

Kebiasaan cuci pakaian dengan air hangat telah menyumbang sampai dengan 90 persen dari energi yang dibutuhkan oleh mesin cuci.

Kita bisa mencuci pakaian dengan menggunakan air yang lebih dingin dari 30 derajat Celsius. Hal ini, dapat menghemat energi dalam jumlah yang sangat besar. Dengan melakukan hal ini, kita bisa menghilangkan sekitar 725 kilogram emisi gas CO2 (karbondioksida) tiap tahun. Untuk itu, kita bisa menyiapkan deterjen untuk mencuci pakaian yang khusus untuk air dingin supaya kualitas pembersihan pakaian dapat berjalan dengan baik.

Mengurangi Pemakaian Kertas

Kita juga bisa mengurangi pemakaian kertas, karena pembuatan kertas akan memerlukan banyak pohon. Di jaman modern seperti sekarang ini, kita bisa menggunakan alat elektronik untuk melakukan kegiatan membaca maupun menulis.

Sebaiknya untuk membaca buku, kita bisa meminjam buku dari perpustakaan terdekat. Selain itu, kita bisa memilih membayar berbagai tagihan yang dikirim menggunakan e-mail (surat elektronik).

Tidak Membawa Kendaraan Mobil atau Motor Pribadi untuk Menempuh Jarak yang Dekat

Di Indonesia, transportasi darat, laut, dan udara, menurut data Kementrian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) sebanyak 24,71 persen telah menyumbang dari total emisi rumah kaca nasional.

Kita bisa mengurangi dampak pemanasan global dengan cara tidak menggunakan mobil atau motor pribadi apabila hanya menempuh jarak perjalanan kurang dari 5 kilometer. Kita bisa berjalan kaki atau bersepeda.

Memilih Tempat Berlibur yang Dekat dengan Rumah

Kebiasaan berlibur ke tempat wisata yang dekat dengan rumah kita juga bisa menyelamatkan dunia dari pemanasan global. Hal ini dikarenakan, kita tidak perlu mempergunakan pesawat terbang.

Hasil penelitian di dalam jurnal Nature Climate Change, sektor pariwisata terutama yang melakukan perjalanan udara ini telah menyumbang 8 persen dari total emisi gas rumah kaca di seluruh dunia.

Menggunakan Lampu LED Hemat Energi untuk Menerangi Rumah

Kebiasaan lain di dalam rumah yang dapat mengurangi dampak pemanasan global, yaitu mengganti semua lampu dengan LED (Light-Emitting Diode) atau bisa juga menggunakan lampu dengan energi yang rendah. Cara lainnya bisa juga dengan membuat saklar untuk lampu konvensional karena akan menjadi lebih efisien dan bisa menghemat banyak energi listrik.

Menurut data dari Energy Star, apabila kita menggunakan penerangan lampu LED bisa menghemat energi listrik sampai 75 persen apabila dibandingkan dengan menggunakan lampu pijar.

Mengurangi Konsumsi Daging serta Olahannya

Cara lain yang bisa kita lakukan untuk menyelamatkan dunia dari pemanasan global, yaitu mengurangi konsumsi daging dan olahannya. Contohnya, seperti: minuman susu, keju, sosis, dan yoghurt. Kita bisa menjadi vegetarian atau banyak memakan sayur-sayuran untuk mengurangi dampak pemanasan global di seluruh planet bumi.

Menurut para peneliti dari Universitas Oxford, apabila kita tidak mengkonsumsi daging dan olahannya, maka kita dapat mengurangi jejak karbon sampai 73 persen.

Menurut penelitian yang telah dilakukan oleh Vegetarian Society, kegiatan yang dilakukan oleh peternakan telah menyumbang hampir 20 persen dari total semua emisi gas rumah kaca.

Kita bisa memulai satu atau dua hari tanpa makan daging dan olahannya karena pola makan kita akan menjadi lebih ramah lingkungan.

Kebiasaan Gaya Hidup Modern Tanpa Sadar Mengurangi Dampak Pemanasan Global
Previous Post

No more post

Kebiasaan Gaya Hidup Modern Tanpa Sadar Mengurangi Dampak Pemanasan Global
Next Post

No more post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *