25.274 views

Permainan Tradisional Indonesia yang Hampir Punah di Zaman Modern

Permainan Tradisional Indonesia yang Hampir Punah di Zaman Modern

Permainan Tradisional Indonesia yang Hampir Punah di Zaman Modern – Di zaman yang serba modern ini, khususnya di Indonesia ada banyak sekali permainan tradisional yang dapat dipilih oleh anak-anak sebagai sarana atau media hiburan. Kodrat anak-anak memang ditakdirkan tidak terlepas dari suatu permainan. Ada banyak sekali permainan mulai dari permainan tradisional yang hampir punah sampai dengan modern. Memang di era modern sangat sulit memilih permainan yang cocok dan aman untuk anak-anak.

Manfaat memainkan permainan tradisional untuk anak, diantaranya : bisa melatih kemampuan berfikir (memori otak anak) atau mengembangkan fungsi otak, dan juga dapat melatih anak untuk pandai bersosialisasi. Ada banyak sekali permainan-permainan tradisional zaman dulu yang berasal dari Indonesia. Berikut ini adalah ragam budaya permainan tradisional Indonesia yang hampir punah di zaman modern :

Layangan

Kita semua pasti sudah mengenal permainan layangan ini. Permainan layang-layang ini biasanya sering dimainkan oleh anak laki-laki. Layangan ini biasanya terbuat dari kertas minyak, menggunakan kerangka bambu, kemudian setiap ujung kerangka layang-layang disambungkan dengan menggunakan tali kenur supaya mudah mengendalikan layangan. Cara main layangan sangat mudah, kita hanya memerlukan tempat yang luas, seperti lapangan dan memerlukan bantuan angin supaya layangan bisa terbang mengudara. Untuk dapat memulai menerbangkan layangan, kita harus menunggu angin yang berhembus, kemudian melepaskan layangan sambil mengulurkan tali sedikit demi sedikit hingga layang-layang terbang.

Permainan tradisional layang-layang ini hampir musnah seperti yang terjadi pada saat sekarang ini. Ada banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan oleh anak, karena dapat melatih anak-anak mengarahkan benda atau layangan dengan cara memanfaatkan arah mata angin.

Congklak

Permainan tradisional khas Indonesia yang lainnya, yaitu congklak. Permainan congklak ini biasanya hanya dimainkan oleh 2 orang anak perempuan. Bahan pembuatan untuk permainan congklak bisa terbuat dari kayu maupun plastik. Congklak terdiri dari 7 lubang yang saling berhadapan antara lubang yang satu dengan lubang yang lainnya. Selain itu, terdapat 2 buah lubang besar pada tiap sudut congklak. Di permainan congklak terdapat biji congklak yang biasanya terbuat dari biji-bijian berukuran kecil, kelereng kecil, batu-batu kecil atau benda-benda kecil yang bisa dipegang dengan kepalan tangan kita.

Cara bermain congklak, pertama setiap lubang kita isi dengan 7 buah biji congklak. Untuk lubang congklak yang besar dibiarkan kosong. Di dalam menentukan awal permainan congklak, anak-anak biasanya melakukan hompimpa terlebih dahulu. Anak yang memenangkan hompimpa akan mendapatkan giliran pertama bermain congklak. Anak pemenang hompimpa bebas mengambil biji congklak di daerah mana saja. Isi bijinya dijatuhkan satu per satu di setiap lubang sesuai arah jarum jam, apabila bijinya habis di lubang yang berisi biji congklak, sang anak pun bisa melanjutkan mengambil biji congklak dan membagikannya lagi ke setiap lubang congklak, hingga pada akhirnya berhenti di lubang congklak yang kosong. Apabila biji congklak habis di wilayah sendiri, maka bisa mengambil biji congklak yang berada di hadapannya (atau mengambil biji congklak milik lawan), kemudian semua biji-biji disimpan di lubang besar milik sendiri. Apabila berhenti di lubang congklak milik lawan, maka giliran lawan yang main congklak. Seperti itu seterusnya permainan congklak ini. Peraturan bermain congklak, siapa yang berhasil mengumpulkan biji paling banyak adalah pemenangnya.

Gasing

Permainan gasing juga merupakan permainan tradisional asli Indonesia. Gasing ini biasanya dimainkan oleh anak laki-laki. Jumlah anak-anak yang bermain gasing bisa lebih dari 2 orang. Gasing ini biasanya terbuat dari bahan-bahan kayu, seperti: kayu merbau, kayu kundang, dan lain-lainnya. Permainan gasing ini akan berputar pada satu poros atau sumbu yang diputar menggunakan tali dari dalam sehingga pada saat dihentakkan keluar dapat membuat gasing berputar dengan sangat cepat. Aturan bermain gasing, yaitu setiap gasing diadukan dengan gasing milik lawan, pemenangnya yang memiliki gasing paling lama berputar.

Beberapa permainan tradisional Indonesia yang hampir punah di era modern, lainnya, diantaranya :

Kelereng

Petak Umpet

Egrang

Lompat Tali

Ular Tangga

Benteng

Gobak Sodor

Yoyo

Engklek

Permainan Tradisional Indonesia yang Hampir Punah di Zaman Modern
Previous Post

No more post

Permainan Tradisional Indonesia yang Hampir Punah di Zaman Modern
Next Post

No more post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *